Jumat, 12 Juni 2015


 

              Siklus air dapat dijelaskan dalam 5 tahap. Tahap pertama, saat
Matahari menyinari permukaan Bumi yang berupa air. Saat mendapat
cahaya Matahari molekul-molekul air akan bergerak. Makin cepat molekul
bergerak, penguapannya semakin besar. Tahap kedua, molekul-molekul air
naik menuju atmosfer dalam bentuk uap air. Tahap ketiga, seluruh uap air
naik menuju atmosfer. Semakin tinggi uap air naik, uap air semakin dingin.
Molekul-molekul air lalu melambat dan saling menempel. Saat itulah
terjadi pengembunan. Hasil pengembunan ini berbentuk awan. Tahap
keempat, titik-titik air terus bergabung di dalam awan. Saat titik-titik air
tersebut cukup besar dan berat, mereka jatuh sebagai presipitasi.
Presipitasi dapat berbentuk air hujan, salju, maupun kristal es tergantung
suhunya saat pengembunan. Tahap kelima, air yang jatuh ke permukaan
Bumi mengalir ke sungai, danau, laut, dan sebagainya. Beberapa air yang
jatuh ke permukaan Bumi terserap ke dalam tanah.


1 komentar: